Pages

________________________________________________________________________

Semiotik

oleh Bpk. Kurnia Setiawan S.Sn, M.Hum, C.Ht

“ Semua kenyataan cultural adalah tanda. Kita memang hidup di dunia yang penuh dengan tanda dan diri kitapun bagian dari tanda itu sendiri.”

Semiotik merupakan terminologi yang merujuk pada ilmu yang sama. Istilah semiologi lebih banyak digunakan di Eropa sedangkan semiotik lazim dipakai oleh ilmuwan Amerika. Istilah yang berasal dari kata Yunani semeion yang berarti ‘tanda’ atau ‘sign’ dalam bahasa Inggris itu adalah ilmu yang mempelajari sistem tanda seperti: bahasa, kode, sinyal, dan sebagainya.

Semiotik biasanya didefinisikan sebagai teori filsafat umum yang berkenaan dengan produksi tanda-tanda dan simbol-simbol sebagai bagian dari sistem kode yang digunakan untuk mengomunikasikan informasi. Semiotik meliputi tanda-tanda visual dan verbal serta tactile dan olfactory semua tanda atau sinyal yang bisa diakses dan bisa diterima oleh seluruh indera yang kita miliki] ketika tanda-tanda tersebut membentuk sistem kode yang secara sistematis menyampaikan informasi atau pesan secara tertulis di setiap kegiatan dan perilaku manusia.


Berasal dari kata Yunani : seme; semelotikos : penafsir tanda yang berarti "tanda", "sign" dalam bahasa Inggris adalah ilmu yang mempelajari sistem tanda seperti bahasa, kode, sinyal, dsb.

Awal mulanya konsep semiotik diperkenalkan oleh Ferdinand de Saussure melalui dikotomi sistem tanda: signified dan signifier atau signifie dan significant yang bersifat atomistis. Konsep ini melihat bahwa makna muncul ketika ada hubungan yang bersifat asosiasi atau in absentia antara ‘yang ditandai’ (signified) dan ‘yang menandai’ (signifier). Tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda (signifier) dengan sebuah ide atau petanda (signified). Dengan kata lain, penanda adalah “bunyi yang bermakna” atau “coretan yang bermakna”. Jadi, penanda adalah aspek material dari bahasa yaitu apa yang dikatakan atau didengar dan apa yang ditulis atau dibaca

Louis Hjelmslev, seorang penganut Saussurean berpandangan bahwa sebuah tanda tidak hanya mengandung hubungan internal antara aspek material (penanda) dan konsep mental (petanda), namun juga mengandung hubungan antara dirinya dan sebuah sistem yang lebih luas di luar dirinya. Bagi Hjelmslev, sebuah tanda lebih merupakan self-reflective dalam artian bahwa sebuah penanda dan sebuah petanda masing-masing harus secara berturut-turut menjadi kemampuan dari ekspresi dan persepsi


St. Agustinus (354-430) mengembangkan teori tentang signal data (tanda konvensional). Persoalan tanda menjadi obyek pemikiran filosofis. Studi ini mengenai hubungan kata fisik berhubungan dengan kata mental.

William Of Ockham, OFM (1285-1349) mempertajam studi tanda. Tanda dikategorikan berdasarkan sifatnya. Apakah ia di alam mental dan bersifat pribadi ditulis untuk publik.

John Locke (1632-1740) melihat eksplorasi tentang tanda akan mengarah pada terbentuknya basis logika baru. Hal ini tertuang dalam karyanya "An Essay Concerning Human Understanding (1690)"

Charles Sander Peirce = filsuf kebangsaan Amewrika.
* Fenomena tanda :
+ Firstness (perasaan murni)
+ Secondness (fakta yang muncul dari relasi objek)
+ Thirdness (aturan / wilayah hukum)

* Level tanda :
Tanda yang dikaitkan dengan ground / representamen dibagi menjadi :
- Qualisign = kualitas yang ada pada tanda
- Sisign

Pesan Ikonik yang terkodekan = konotasi yang muncul dalam foto iklan.
Konotasi, walaupun merupakan sifat asli tanda, membutuhkan keaktifan pembaca agar dapat berfungsi. Barthes secara lugas mengulas apa yang sering disebutnya sebagai sistem pemaknaan tataran ke-dua, yang dibangun di atas sistem lain yang telah ada sebelumnya. sistem ke-dua ini oleh Barthes disebut dengan konotatif, yang di dalam buku Mythologies-nya secara tegas ia bedakan dari denotative atau sistem pemaknaan tataran pertama.

1. signifier (penanda)

2. signified (petanda)

3. denotative sign (tanda denotatif)

4. CONNOTATIVE SIGNIFIER (PENANDA KONOTATIF)

5. CONNOTATIVE SIGNIFIED (PETANDA KONOTATIF)

6. Connotative Sign (tanda konotatif)

By : Jessica Natasya

915070084

KAPita SELekta

FIKOM UNTAR’ 07

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews

Produksi Documentary











by :Sir. Eric

A producer from australia

Documentary future

By : Jessica Natasya

915070084

KAPita SELekta

FIKOM UNTAR’ 07

Produser mengangkat cerita yang sering di pertanyakan bagi banyak orang, apa yang pertama kali di hubungkan. Apahkah itu dokumentari terdahulu baru di ubah menjadi suatu cerita atau cerita yang di angkat terlebih dahulu menjadi suatu dokumentari itu semua akan di nilai dari penilaian terhadap pendapat masyarakat luas. Semua kegiatan yang berkaitan dengan photo, dan penyimpanan photo.Pengumpulan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dalam bidang pengetahuan.

Demografi yang ada akan di angkat dari rating para penonton, apa yang masyarakat sukai dan minati, apahkan masyarakat kedoktteran maka harus membuat fil yang bertemanakan ke dokteran sedangkan masyarakat pe bisnis maka mengangkat tema bisnis sedangkan paa remaja di sediakan dimana adanya pendidikan maka itu suatu film akan diangkat menurut siapa pangsa audiencenya

kumpulan bahan atau dokumen yang dapat digunakan sebagai asas bagi sesuatu kejadian, penghasilan sesuatu terbitan.Arsip kliping surat, photo-photo dan bahan rferensinya yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk melengkapi berita atau karangan dalam pers.

Penyimpanan bahan-bahan desktipsi tertulis dari program komputer.Ruang lingkup kerja yang meliputi pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi.Penyediaan atau pengumpulan bukti atau keterangan.umumnya berari pencarian , penyelidikan, pengumpulan,, penyusunan, pengawetan, pemakaian, dan penyediaan.Arsip kliping, surat kabar, foto-foto dan bahan referens yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk melengkapi berita atau karangan dalam Pers.

Dokumentasi dengan suatu dokumen mempunyai pengertian yang berbeda, baik dari aspek kegiatan ataupun bentuknya. Akan tetapi, dari keduanya tersebut mempunyai hubungan yang teramat erat. Dokumentasi pertama kali diperkenalkan oleh Paul Otlet dalam suatu ceramahnya pada International Economic Conference pada tahun 1985. Istilah dokumentasi juga muncul dalam karyanya Paul Otlet Traite de documentation pada tahun 1934.
Dokumentasi berkaitan dengan suatu kegiatan khusus berupa pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyebarluasan suatu informasi. Dan dokumen adalah segala sesuatu yang tertulis, tercetak, ataupun terekam, misalnya seperti surat, cek, saham, film, micro film, dan sebagainya.

PENGERTIAN DOKUMEN

Dokumen adalah surat yang tertulis atau tercetak yang dapat digunakan sebagai bukti keterangan atau rekod..barang cetakan atau naskah karangan yang dikrim melalui pos. rekaman suara atau gambar dalam film dan sebagainya yang dapat dijadikan sebagai bukti keterangan.surat berharga, surat bukti yang diperuntukan bagi sidang pengadilan. surat berharga lainnya yang dimiliki pemerintah, perusahaan dan lain-lain.

Langkah – langkah yang dilakukan dalam pembuatan dokumentasi yaitu:

RESEARCH OBJECT

SUBJECT

1. Pra Produksi (RESEARCH OBJECT, budjeting , post production)

2. Produksi

3. Pasca Produksi

Dalam pembuatan dokumentasi, hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Budgeting : kita harus mengetahui biaya yang harus diminimalisasikan agar biaya yang dikeluarkan tidak sia-sia. Jadi, budgeting yang dikeluarkan harus diminimalisasikan secara baik dan benar.

Contoh: makanan, akomodasi, transportasi, dll, perangkat alat shooting, lokasi

2. post production

Meliputi editing dan narator

3. Titles : grafic yang di buat agar lebih nyata maka di gunakannya GCI ( Computer Generating Image ).

Cgi berguna untuk mengedit gambar yang berada dalam jumlah tertentu dengan menggandakan nya hingga beribu2 kali lipat

yang di maksud dengan CGI ada lah adalah alat editing yang di gunakan untuk menggandakan personel object beribu2 kali lipat seperti tentara perang!!

Contoh penggunaan : kita menggunakan banyak soldiers ribuan dengan budget yang kecil. Jadi, dalam pembuatan dokumentasi kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi budget sedikit.

Kita harus membuat suatu film dokumentary untuk di jualkan ke televisi buakn televisi yang mengorder film untuk dokumentary dimana script adalah bagian yang sangat penting dalam mengembangkan suatu kreatifitas yang berhasil..bisa juga di dapet dari suatu buku yang sukses atau pun kita mengadakan research dan pembuatan scrip pun harus mengetahui bagaimana ciri – ciri penontonnya

Komersial televisi mempunyai beberapa kendala seperti ada nya iklan dalam film kadang membuat kita tak menyangka untuk menunggu adegan yang menengangkan itu di potong untuk sebuah comercial break dalam jangka waktu 10 sampai 15 menit

Hal yang dibutuhkan dalam membuat Film dokumentasi:

* Actor : yang harus kita sediakan tempat yang menarik untuk di entertain, mengajak mereka ke tempat yang menarik dan menghibur.

Dalam dokumentasi, satwa fauna kita tidak bisa mendramatisir suatu kejadian seperti drama di film seri. Maka kita harus menunggu dan kadang menggunakan waktu yang bermusim musim untuk mendapatkan gambar macan memangsa seperti yang di dramatisirkan /binatang dalam membuat film.

Seperti pengambilan gambar binatang hippofanus yang konon dikatakan lebih menyeramkan di bandingkan macan atau puluhan singa sekalipun hingga kita tidak bisa mendokumentary dari alam bebas karena terlalu berbahaya. Maka cameramen mengambilnya melalui tempat penangkaran kebun binatang yang bersih karena akan mempermudah penyorotan dari pada merekam aktifitas hippo dari dalam lumpur yang sangat susah sekali mengambil kejernihan gambarnya

*Berikutnya yang di butuhkan adalah control infiroment orang yang bertugas sebagai pengontrol pengeditan

Editing :

Musical clearrence- narasi

Dimana para musisi di beri pembayaran akan lagu yang ia nyanyikan untuk masuk ke dalam film ini sekitar 15.000 us dollar per lagu

natural sound : music track,

harus adanya music agar adegan dan sound yang berikan lebih memberikan ketegangan dan menarik perhatikan penonton.

Selain itu, dalam editing juga harus membuat Narasi yang diberikan harus membuat subtitle agar dapat dimengerti oleh penonton. Untuk pengelobalannya digunakan bahasa inggris dan apa bila pangsa pasang anda orang perancis maka anda juga harus membuat second subtitle berbahasa perancis

.kadang ppun agar memberikan suasana pada dokumentary music seperty konser atau pun percakapan debat harus membutuhkan audience. Dan audience itu di bayar dengan harga yang cukup mahal, ntah menggunakan pembayaran cash untuk memperhidup suasana atau pun dengan barang – barang sogokan dari sponor dalam berupa minuman gratis makanan gratis sampai ke t shirt yang di bagikan secara gratis

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews

Simbol dan Arsitektur


Eduard Tjahjadi

Etymology:
• symbolum (Latin)
• symbolon – σύμβολον (Greek )
objek, gambar, tulisan, suara, atau tanda
tertentu yang mewakili sesuatu yang lain
oleh asosiasi, kemiripan, atau konvensi

Symbol :
• merupakan salah satu cara manusia
mengekspresikan sesuatu yang telah
berlangsung disemua kebudayaan sepanjang waktu
• mencerminkan intelektualitas, emosi dan spririt
manusia
• memungkinkan terjadinya sebagian besar hubungan
komunikasi manusia dalam bentuk tertulis
maupun verbal, gambar ataupun isyarat
• merupakan bahasa universal lintas budaya dan
Zaman

David Fontana, The Secreat Language of Symbols, A Visual
Key to Symbols and Their Meanings. Chronicle Books, San
Francisco, 1994
Symbol :
Kenneth Burke described homo sapien as
"symbol-using, symbol making, and [a] symbol
misusing animal"

• Architectura – Latin
• arkitekton, ὰρχιτεκτονική – arkhitektonike – Greek
artinya :
kepala atau pemimpin dan pembangun atau
tukang kayu (Τεκτονική)
adalah :
seni dan ilmu merancang bangunan dan struktur fisiklainnya

Arsitektur, dalam definisi yang lebih luas, meliputi semua kegiatan desain :
• dari level mikro (desain bangunan atau bangun-bangunan, kompleks bangunan,
desain furnitur)
• ke tingkat makro (desain perkotaan: kawasan, bagian kota, arsitektur lansekap)
saat ini, arsitektur dapat merujuk kepada aktivitas merancang sistem apapun dan sering digunakan dalam dunia TI

Bangunan Tunggal
(tinggi – rendah)Kawasan (CBD)
Jakarta Watefront City:
2,700 ha reclamation of the sea
2,700 ha redevelopment of coastal area
Reclamation project
Kawasan (Hunian)
Karya arsitektur sering dianggap sebagai :
• karya seni
• simbol politik dan budaya
Sejarah peradaban manusia sering diidentikkan
dengan karya arsitektur yang masih ada sebagai
bagian perjalanan peradaban manusia itu sendiri
Roman Amphitheater at Nimes
kebutuhan cara
Arsitektur lahir dari dinamika antara : tempat tinggal, Keamananibadah, dllbahan bangunan teknologi, keterampilan yang tersedia

Arsitektur sebagai tanda atau komunikasi
Uraian sederhana berikut preseden, diharapkan dapat membantu memperjelas kualitas penting arsitektur sebagai tanda atau komunikasi.


Vitruvius, arsitek Roma pada awal abad ke-1 Masehi berpendapat,
bangunan yang baik harus memenuhi tiga prinsip (De architectura) :
- firmitatis
- utilitatis
- venustatis

• daya tahan - berdiri kokohdan tetap dalam kondisi baik
• utility - bermanfaat danberfungsi dengan baik bagi orang-orang yang menggunakannya
• keindahan – menyenangkan orang dan meningkatkan semangat mereka

Budaya tradisional melibatkan faktor-faktor yang bersifat :
• fisik
• nonfisik
• khususnya bersifat simbolik
• Simbol-simbol digunakan untuk mengkomunikasikan makna susunan tertentu
dalam banyak peradaban kuno, arsitektur dan urbanisme mencerminkan keterlibatan konstan dengan yang ilahi dan supernatural
Kota Terlarang di Bejing
• bangunan yang mencerminkan seni bangunan klasik Cina dan arsitektur
feodal.
• kompleks Kota Terlarang sejak 1987 menjadi karya arsitektur yang dilindungi
oleh UNESCO
• Istana Kaisar dinasti Ming dan Qing
• dibangun pada tahun 1407 oleh dinastiKaisar Ming ke III (1368-1644)
• merupakan tempatkediaman Kaisardinasti Qing lainnya (1644-1911)
A. Meridien Gate
B. Gate of Divine Might
C. West Glorious Gate
D. East Glorious Gate
E. Corner towers
F. Gate of Supreme Harmony
G. Hall of Supreme Harmony
H. Hall of Military Eminence
J. Hall of Literary Glory
K. Southern Three Places
L. Palace of Heavenly Purity
M. Imperial garden
N. Hall of Mental Cultivation
O. Palace of Tranquil
Longevity

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews




Asap Rokok Lebih Berbahaya dari Polusi Udara



Semakin dini orang mulai merokok, maka semakin cepat orang tersebut terkena kanker paru-paru. Sebab, hasil penelitian menunjukkan, asap rokok jauh lebih berbahaya dibandingkan polusi udara.''Asap rokok mengandung zat kimia yang sebagian bersifat karsinogen. Kemampuan zat ini memicu sel-sel normal menjadi ganas. Proses perangsangan itu terjadi bertahun-tahun. Merokok merupakan faktor utama penyebab keganasan, Pencemaran udara oleh kegiatan industri, bisa menambah risiko terjadinya kanker paru-paru.

Beberapa zat kimia yang terkait dengan industri, seperti asbestos, arsen, krom, nikel, besi, asap arang batu, uap minyak dan uranium merupakan contoh zat-zat yang meninggikan risiko tersebut. Namun, risiko yang ditimbulkan oleh pencemaran udara jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang ditimbulkan akibat rokok cigaret.



Proses terjadinya kanker paru-paru membutuhkan waktu 10-20 tahun, Biasanya gejala kanker paru-paru diawali umur 40 tahun dan puncak nya pada usia 60 tahun.''Apabila semakin dini orang merokok dan terus berkelanjutan, risikonya semakin besar.Apabila orang merokok pada usia 10 tahun lebih tua, risikonya setengah dari orang yang merokok pada usia lebih muda.''semakin banyak orang mengonsumsi rokok setiap harinya, akan semakin besar terjadinya kanker paru-paru, sekitar 50% penderita kanker paru tidak mengetahui bahwa asap rokok merupakan penyebab penyakitnya. Hal itu disebabkan kurangnya informasi yang diterima masyarakat.


Dari hasil penelitian disebutkan hanya 44% penderita kanker paru-paru mendengar bahaya asap rokok dari surat kabar, radio, majalah, televisi, atau petugas kesehatan. Sekitar 0,9% penderita mendapatkan informasi dari sekolah, Oleh sebab itu, edukasi bagi masyarakat tentang bahaya merokok sangat penting dilakukan terus-menerus.

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews

Cintai Lingkungan Bukan Sekedar di Mulut Saja


Isu mengenai Global Warming yang mengakibatkan perubahan iklim di seluruh belahan dunia dan dampaknya saat ini sudah bukan lagi sebuah wacana, namun beberapa dampaknya sudah kita rasakan secara nyata.

Misalnya ; beberapa kota yg selama ini menyandang predikat kota sejuk dingin spt Bandung, Bogor, Malang, Salatiga, Yogyakarta, dll, saat ini dirasakan oleh warganya bahwa suhu disana sudah lebih panas dari beberapa tahun silam. Selidik punya selidik, ternyata perkembangan kota seperti pembangunan gedung-gedung bertingkat, diiringi penambahan penduduk, yang berarti pertambahan/ pemadatan pemukiman, peningkatan jumlah kendaraan bermotor, dan seterusnya berpengaruh pada perusakan lingkungan, polusi udara, air dan kurangnya daerah serapan air yang berakibat banjir di kota-kota tersebut. Dan informasi terbaru yg terkait dgn kondisi ini adalah telah terjadi penignkatan suhu lobal sebesar lebih dari 1 derajat di Bumi ini.

Saya mengamati bahwa sebenarnya cukup banyak orang-orang, institusi dan organisasi yang mengatakan peduli dengan lingkungan atau bumi kita. Namun sampai saat ini aksi, kegiatan dan program-program yg diadakan dengan memakai berbagai atribut seperti ; GO GREEN, SAVE OUR EARTH, HELP OUR GENERATION, dll, masih bersifat sporadis dan skala kegiatan serta media informasinya sangat terbatas. Menurut saya, kita, para mahasiswa yang sama-sama peduli terhadap lingkungan dan keselamatan bumi kita mulai sekarang dapat mencoba melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Mempelopori aksi dgn skala Akbar (Nasional) merekrut seluruh aktifis mahasiswa di Indonesia; buat suatu program yg melibatkan semua mahasiswa Indonesia untuk melakukan kegiatan yg bersifat Mencintai Bumi, dsb. Sama dengan saat pemerintah membuat program “Memasyarakatkan olahraga, mengolahragakan masyarakat”. Bagaimana bila kita buat jargonnya “Cintai Bumi, Bumi akan Mencintaimu”
  2. Disosialisasikan melalui media nasional seperti stasiun TV TVRI maupun Green radio, yang kita tahu bahwa media ini cukup konsisten dengan program cinta lingkungan. Dalam teori komunikasi, “Repetisi Informasi” baik secara Visual maupun Vokal akan terekam di alam bawah sadar audience
  3. Membuat program untuk anak-anak. Karena demi kepentingan generasi seterus kita maka kita bekali terlebih dahulu mereka sejak dini. Pendidikan dan kebiasaan yang diajarkan sejak dini biasanya akan berpengaruh besar dalam mereka memasuki kehidupan nyata. Hal-hal kecil yang dapat diajarkan seperti membuang sampah pada tempatnya, selalu tepat waktu, berhemat baik uang, listrik, air, maupun energi lain, biasakan hidup bersih untuk kesadaran kesehatanya, dll. Bila sudah dapat peduli dengan dirinya sendiri maka ia hendaknya peduli dengan lngkungan.
  4. Menuntut pemerintah supaya memperbaiki sistem pengaturan, pengawasan, dan penindakan terhadap hukum lingkungan di masyarakat. Hal tersebut seperti misalnya membuat peraturan tegas tentang membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan kali, perlindungan hutan, membuat daerah khusus bebas rokok,dll yang benar-benar dilaksanakan dan terdapat sanksi tegas bila terjadi pelanggaran. Namun hal-hal tersebut tidak dapat beralan dengan lurus juga apabila pemeintah tidak mendukungnya dengan memberikan sarana prasarana yang baik,. Seperti misalnya menyediakan tong-tong sampah umum sepanjang jalan, membuat papan-papan peringatan untuk daerah bebas rokok dan sampah, melakukan pembersihan kali-kali secara rutin, mengoperasikan petugas atau polisi kebersihan dengan optimal dan usaha-usaha lain yang dapat membuat masyarakat takut dan tertib.
  5. Program yang berkesinambungan; kita sama-sama tahu bahwa kesinambungan adalah salah satu kunci sukses dalam menjadikan sebuah program berjalan dengan baik sehinga masyarakat tidak lupa dan dapat membawa perubahan dalam perilaku masyarakat
  6. Memberi nilai ekonomis bagi masyarakat secara langsung dan tidak langsung ; saat ini sudah ada beberapa kumpulan orang yg memanfaatkan bahan terbuang menjadi memilik manfaat ekonomis, misal : kertas daur ulang, plastik, bank bampah, pupuk kompos, kerajinan dari barang-barang bekas, dll. Nah, kalau hal-hal yang berbau penghasilan uang seperti ini biasanya masyarakat bisa tertarik.

Mungkin masih banyak sekali kegiatan-kegiatan kreatif yang tidak terpikirkan oleh saya tetapi Anda. Namun dalam misi dan visi yang masih tetap satu semoga hal yang kita impikan untuk membuat bumi kita ini makin lestari dapat terkabulkan. Ingat! Bukan hanya kata-kata, namun perbuatan. Mulai sekarang mulailah mencintai lingkungan kita dimulai dari kita, kehidupan sehari-hari kita dan bukan orang lain.

Kezya Jocelyn

915070055

FIKOM UNTAR 07

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews

LINGKUNGAN dan MEDIA MASSA

28 April 2010

By: Evi Mariana

LETS GO GREEN

Slogan vs Isu Penting

Kesadaran masyarakat meningkat dengan cukup cepat. Tapi mereka banyak yang terbatas pada slogan saja. Misalnya Go Green! ; Stop Global Warming ; dll. Tidak ada yang salah dengan slogan, namun kalau hanya berhenti disana, tidak akan ada perubahan. Isu lingkungan

sungguh penting dan menyangkut hidup semua umat manusia, jauh lebih kompleks pada slogan-slogannya. Isu saat ini berkisar di isu pemanasan global/ perubahan iklim.

Apa sih perubahan iklim? Apa yang sudah disepakati dunia danmenjadi penyebabnya?

Isu Lingkungan Abad Ini

- Mencari energi yang sungguh-sungguh ramah lingkungan ( angin, matahari, geothermal)

- Menjaga hutan yang masih ada. Tiga negara dengan hutan terbesar yaitu Brazil, Republik Kongo, dan Indonesia, negara kita. Oleh karena itu kita harus dapat menjaga kelestarian alam kita ini. Karena dengan adanya hutan kita, kita telah menjadi paru-paru dunia untuk dapat terus hidup dan bernafas.

-Mengurangi polusi udara dan air, yang dipecaya dapat melepas emisi CO2 dan metan ke udara.

- Menghemat air. Sebab air akan menjadi komoditi yang langka saat cuaca ekstrem menimpa manusia

- Menghemat energi untuk mengurangi emisi dan fossil fuel.

-Mengubah gaya hidup dari yang boros menjadi ramah lingkungan. Misalnya mengurangi daging karena peternakan intensif juga mengeluarkan emisi. Emisi tersebut berasal dari kotoran hewan ternak yang setiap harinya bisa diproduksi berton-ton sebelum diolah kembali menjadi pupuk kandang.

Green Washing

Saking ngetopnya isu lingkungan di dunia, banyak pihak memanfaatkannya untuk memperbesar keuntungan.

Banyak perusahaan yang mengklaim bahwa produk dan perusahaannya ikut program Go Green, padahal tidak benar-benar Go Green.

Maksudnya dalam beberapa kasus yang pernah benar-benar terjadi di Indonesia, perusahaan mengadakan program satu orang satu pohon didaerah tertentu. Namun setelah acara penanaman tersebut pohon-pohon itu tidak dirawat, sehingga akhirnya juga mati sia-sia kembali. Atau perusahaan yang mengaku-aku Go Green di pabriknya hanya diwujudkan dengan adanya lahan taman kecil, atau pepohonan yang sedikit di daerah pabrik mereka.

Peran Media Untuk Lingkungan

Media massa an pesonilnya (wartawan, PR, praktisi, iklan) semua bertanggung jawab untuk menyebar informasi yang jujur dan benar mengenai lingkungan, sebab ini menyangkut nasib dunia, nasib orang banyak.

Pada praktiknya wartawan adalah orang terdepan yang paling kritis di tengah situasi yang banyak dimanfaatkan orang.

Contoh situasi dimana wartawan dan yang lainnya harus kritis:

- Kegiatan menanam pohon

- Produk-produk yang mengaku Go Green

- Acara-acara yang mengaku untuk lingkungan tapi ternyata sponsornya sedang ramai dibicarakan merusak hutan primer di Indonesia.

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews

JURNALISTIK MEDIA


Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, megolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Perusahaan pers adalah badan hukum Indonesia yang menyelenggarakan usaha pers meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, serta perusahaan media lainnya yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan atau menyalurkan informasi.

Kantor berita adalah perusahaan pers yang melayani media cetak, media elektronik, atau media lainnya serta masyarakat umum dalam memperoleh informasi.

Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Cara kerja wartawan:

- Independen n nonpartisipan

- Memiliki pengetahuan dasar

- Bekerja atas kaidah jurnalistik dan dibatasi oleh kode etik profesi

-Bekerja secara individual, namun bekerja dalam sebuah organisasi

Mempertemukan 2 kepentingan:

-Media dan PR berangkat dari kepentingan yang berbeda

-Kepentingan bisa dipertemukan jika melalui proses bertemu dan dialog

-PR bukan hanya menyediakan kepentingan perusahaan tetapi memenuhi hal-hal yang
dibutuhkan oleh wartawan

- berita bukan persoalan baik atau buruk

Tantangan baru wartawan:




- Persoalan lain yang dihadapi pers adalah lingkungan dunia besar yang berubah

- sekarang ini kondisi besar dunia cenderung

-masyarakat pembaca tidak cukup lagi puas dengan apa yg dulu disebut dengan cover both sides. Wartawan sekarang dituntut untuk melakukan cover all sides.

- Pembaca tidak lagi membutuhkan gosip atau isu. Pembaca menginginkan kebenaran

Enter your email address:

dapatkan artikel terbaru dari kamiNews